Bali, 20 Desember 2024
Upaya rehabilitasi lingkungan terus dilakukan di kawasan TPA Regional Sarbagita Suwung, Bali. Dalam rangka memulihkan area mangrove seluas ±0,25 hektar, kegiatan penanaman mangrove telah digelar pada Jumat, 20 Desember 2024. Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA ini melibatkan berbagai instansi pemerintah dan komunitas lingkungan, termasuk Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali serta para pemulung yang bekerja di kawasan tersebut.
Dengan total peserta sebanyak 115 orang, kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas sektoral untuk melestarikan lingkungan. Peserta berasal dari berbagai bidang, seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar, UPTD Taman Hutan Raya Ngurah Rai, hingga Koordinator Pemulung TPA Suwung. Mereka dilengkapi dengan sepatu anti air untuk memudahkan aktivitas di area basah.
Menurut Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemulihan lingkungan hidup di kawasan yang terdampak aktivitas padat manusia. “Penanaman mangrove tidak hanya memulihkan ekosistem, tetapi juga memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kawasan pesisir dari erosi dan abrasi,” jelasnya.
Selain kegiatan fisik, acara ini menjadi ajang memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Dengan kehadiran perwakilan dari kementerian hingga pemerintah daerah, upaya ini menunjukkan keseriusan dalam menangani isu lingkungan di Bali. Acara yang berlangsung dengan lancar ini diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai program lingkungan lainnya di masa mendatang.







