
Gerakan ‘Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik’ digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Bali, Minggu (7/4) pagi. Gubernur Bali Wayan Koster memimpin langsung launching gerakan mareresik (bersih-bersih) menuju ‘Bali bebas sampah plastik’ tersebut di Lapangan Umum Kintamani, Bangli.
Gubernur Koster dalam sambutannya menyampaikan, Kintamani dipilih sebagai tempat launching gerakan menuju Bali bebas sampah plastik, karena masih banyak terdapat sampah di kawasan hutan Kintamani dan sekitarnya. Menurut Koster, gerakan ‘Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik’ ini sebagai penjabaran visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, yakni menjaga kesucian alam Bali beserta isinya.
Koster mengingatkan, penanganan sampah terutama sampah palstik haruslah dilakukan dari hulu hingga ke hilir. Saat ini sudah dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbunan sampah plastik sekali pakai. Dalam aturan tersebut memang belum dibahas terkait pengelolaan sampah plastik.
“Untuk aturan ini belum sampai pada pengelolaanya. Tentu ke depan akan dirancang terkait pengelolaannya. Namun, kami yakin jika aturan dijalankan dengan efektif, maka ke depan tidak ada lagi masalah seperti ini,” tandas Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini.
Menurut Koster, pihaknya sedang menyiapkan Pergub yang akan mengatur pengelolaan sampah sejak dini di tingkat rumah tangga, desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten. Bahkan, pengelolaan sampah di tingkat pura dan tingkat sekolah pun akan diatur dalam Pergub tersebut.
Keberadaan bank sampah di beberapa daerah, juga bisa diperluas lagi. Bahkan, bank sampah direncanakan bisa terintegrasi dan permanen. “Sampah yang dikelola bisa mengahasilkan keuntungan, keberadaan bank sampah cukup berpengaruh”.
Disebutkan, pihaknya ingin masalah sampah bisa ditangani mulai dari rumah tangga, desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten. “Nanti masing-masing rumah tangga bisa diajarkan pengelolaan sampah, sehingga sampah tidak hanya dibuang di satu titik (TPA), tapi bisa dikelola perorangan,” ujar Koster.
Peluncuran gerakan ‘Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik’ di Lapangan Umum Kintamani, Minggu pagi, diikuti seluruh komponen masyarakat, termasuk kalangan pelajar, mahasiswa, hingga TNI/Polri. Gu-bernur Koster hadir dengan didampingi sang istri, Ni Putu Putri Suastini Koster, dan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra. Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wabup Sang Nyoman Sedana Arta juga hadir.