Gerak Cepat Penanganan Sampah di kawasan SMKN Satu Mas Ubud

Sampah yang tidak dikelola dengan baik di kawasan SMKN 1 Mas Ubud yang menjadi perhatian publik menyebabkan timbulan sampah plastik sekali pakai juga ikut serta memenuhi areal luar di kawasan pendidikan SMKN 1 Mas Ubud itu

Dalam mengatasi masalah ini, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Kadis DKLH) Provinsi Bali, I Made Teja langsung mendatangi SMKN 1 Mas Ubud untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. Setibanya di lokasi, I Made Teja membenarkan timbulan sampah plastik sekali pakai memang memberikan kesan jorok di luar kawasan yang berdekatan dengan SMKN 1 Mas Ubud, Gianyar ini. Sehingga pada, Rabu (15/1), sekitar Pukul 10.00 WITA seluruh OSIS dan Siswa di SMKN 1 Mas Ubud diajak gotong royong membersihkan timbulan sampah plastik ini.

“Sampah ini dihasilkan dari dagangan yang ada di sekiling luar sekolah, kemudian dalam pengelolaan sampahnya juga tidak maksimal, atas kondisi ini kami dari Dishut dan LH Provinsi Bali langsung mengajak stakeholder pendidikan di SMKN 1 Mas Ubud bergotong royong membersihkan sampah tersebut dan diangkut kedalam truck Lingkungan Hidup Provinsi Bali,” ujar Made Teja.

Agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali juga mengumpulkan para guru SMKN 1 Mas Ubud dan OSIS untuk memberikan solusi, dimana para siswa mulai besok, Kamis (16/1) diinstruksikan untuk membawa tumbler (botol minuman) dan tempat makanan dari rumah, sebagai upaya pengurangan timbulan sampah plastik sekali pakai yang bersumber dari dagangan sekitar.

Ditegaskan untuk semua siswa solid menjaga lingkungan sekolah dan solusinya membawa tumbler, tempat makanan, kemudian semua stakeholder SMKN 1 Mas Ubud kami tegaskan untuk mengimplementasikan Pergub 97/2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Pergub 47/2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tegasnya seraya menyampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan SMKN 1 Mas Ubud bersih dari sampah, pihak Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali dikatakan Made Teja akan melakukan sidak mendadak dikemudian hari.